Jepang Usulkan Rantai Pasokan Pertahanan Tanpa China, Seberapa Layak?
By Corey Hoffman / March 6, 2026 / No Comments / Berita
Jepang tengah mempertimbangkan untuk membangun rantai pasokan pertahanan yang bebas dari ketergantungan pada China. Meskipun ide ini menarik, para analis menyatakan bahwa implementasinya akan memerlukan biaya tinggi dan waktu yang cukup lama. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebijakan Beijing yang baru-baru ini melarang ekspor barang dual-use ke Jepang.
Pernyataan Menteri Pertahanan Jepang
Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menyampaikan pentingnya mengurangi ketergantungan pada ekspor China dalam sesi Komite Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat. Dalam pernyataannya, Koizumi menggarisbawahi bahwa menciptakan rantai pasokan yang bebas dari China adalah langkah strategis yang harus dipertimbangkan.
Kunjungan ke Amerika Serikat
Selama kunjungannya ke Los Angeles, Koizumi mengamati bahwa perusahaan drone Amerika tidak menggunakan komponen yang diproduksi di China. Hal ini semakin memperkuat argumennya tentang pentingnya meningkatkan kemandirian Jepang dalam hal pertahanan.
Pendapat Para Analis
Grant Newsham, seorang peneliti senior di Japan Forum for Strategic Studies, menilai bahwa membangun rantai pasokan bebas China adalah hal yang mungkin dilakukan. Menurutnya, pemerintah Jepang memiliki kapasitas yang lebih baik untuk mempengaruhi perilaku perusahaan swasta. “Jika ada kemauan untuk melakukan perubahan dan fokus pada peralatan serta perangkat keras tertentu, progres yang relatif cepat mungkin dapat dicapai. Ini bisa memiliki efek bola salju,” kata Newsham.
Dampak Terhadap Indonesia
Langkah Jepang untuk mengurangi ketergantungan pada China dapat memiliki dampak signifikan bagi Indonesia, yang juga berupaya memperkuat industri pertahanannya. Mengingat posisi strategis Indonesia di Asia Tenggara, peningkatan kolaborasi dengan Jepang dalam industri pertahanan bisa menjadi peluang yang menguntungkan. Selain itu, situasi ini dapat mendorong Indonesia untuk memperkuat kemandirian dalam pengadaan peralatan pertahanan, sehingga mengurangi ketergantungan pada negara lain.
Kesimpulan
Upaya Jepang untuk menciptakan rantai pasokan pertahanan yang bebas dari China menunjukkan keseriusan negara tersebut dalam menghadapi tantangan geopolitik. Meskipun banyak tantangan yang harus diatasi, inisiatif ini dapat membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih erat antara Jepang dan negara-negara lain, termasuk Indonesia, dalam bidang pertahanan.